Ini foto-foto piala Adipura yang diarak di atas mobil-mobil “unik”:
Rabu, 24 Juni 2009
Pawai Perarakan Piala Adipura di Singkawang
Ini foto-foto piala Adipura yang diarak di atas mobil-mobil “unik”:
Senin, 06 April 2009
Lihat Foto Penghuni Universitas Sanata Dharma
LIHAT FOTO DOSEN SE-SADHAR
Minggu, 15 Maret 2009
Plus Minus HotSpot Universitas Sanata Dharma
Ini cukup membuat sebagian mahasiswa dan staff senang karena seperti yang kita ketahui sebelumnya, sangat banyak mahasiswa yang mengeluhkan mengenai kecepatan yang disediakan oleh kampus.
Ada keluhan baru yang timbul dari mahasiswa. Apakah itu? FILTERISASI, yaitu pembatasan website-website yang bisa dibuka. Contoh website yang di-filter adalah "www.friendster.com", "www.facebook.com" dan "www.youtube.com". Padahal, website tersebut sebenarnya sangat banyak pengunjungnya. Bukan hanya dari kalangan mahasiswa, tetapi juga beberapa staff di Universitas Sanata Dharma juga sering mengunjungi website ini.
Alasan dari filterisasi ini adalah hanya karena traffic pada server menjadi ramai dan melambatkan kinerja server. Apakah ini alasan yang tepat? Ini kembali kepada diri kita masing-masing. Jika dilihat dari sisi positifnya, hal seperti ini haruslah menjadi motivasi kepada pengurus server untuk meningkatkan kinerja server, dan bagi sebagian mahasiswa yang menggunakan hotspot untuk mencari reverensi kuliah, dapat lebih konsentrasi dalam mencari reverensi tersebut, karena terkadang konsentrasi mencari bahan kuliah terpecahkan oleh website-website yang telah tertulis di atas.
Apakah tindakan ini sudah benar?
Semoga masing-masing dari kita dapat memanfaatkan fasilitas dari kampus dan kita dapat mengolah kekurangan diri kita menjadi sebuah kelebihan.
Selasa, 16 Desember 2008
Yui (Japan Pop-Rock Singer)

Profil
- Zodiak : Aries
- Shio : Kelinci
- Hobi : menonton film, membaca buku, bulutangkis
- Tinggi badan : 155 cm
- Golongan darah : AB
- Tempat favorit : pantai Shingū di Fukuoka
Karier
Yui memulai menulis lirik lagunya sendiri sewaktu di kelas 3 SMP. Yui sangat bercita-cita menjadi penyanyi, dan pergi ke mana-mana dengan selalu membawa gitarnya. Sewaktu SMA, ia sering menyaksikan pertunjukan grup musik bianco nero di jalanan, dan memutuskan untuk berhenti sekolah. Yui mulai belajar menyanyi, menulis lagu, dan memainkan gitar di kursus musik kota Fukuoka.
Sambil bersila di atas kasur, Yui memainkan gitarnya dan menulis lagu pertama yang diberi judul "Why me". Setelah itu, ia mulai menyanyi di pinggir jalan di kawasan Tenjin, Fukuoka sebagai atraksi pembuka bagi teman satu tempat kursus musik.
Bulan Maret 2004, Yui mengikuti audisi "SD Audition" yang diadakan Sony Music Japan. Dari 20 ribu peserta hanya 10 orang yang tersisa termasuk Yui. Duduk menyilangkan kaki di lantai, Yui bernyanyi sambil memetik gitar. Lagu yang dibawakannya waktu itu sebanyak 3 buah lagu, "Why me", "It's happy line", dan "I know". Finalis hanya boleh membawakan 2 buah lagu menurut peraturan audisi, tapi juri memberikan nilai yang sangat tinggi bagi Yui. Setelah itu, berbagai perusahaan rekaman menjadi saling berebut untuk mengontraknya. Lagu pertama yang dinyanyikan, "Why Me" nantinya dijadikan single perdana, diikuti dengan "It's Happy Line" dan "I Know". Keduanya diterbitkan sebagai singel indie debutnya, "It's Happy Line" dengan lagu "I Know" di sisi B.
Sebagai penghargaan kepada kampung halamannya, Yui menulis lagu "Feel My Soul" ketika meninggalkan kampung halamannya, Fukuoka. Seorang produser dari stasiun televisi Fuji TV mendengar video klip demo lagu tersebut, dan bermaksud menjadikannya sebagai lagu tema serial drama di Fuji TV. Debut singel Yui, "Feel My Soul" yang dirilis 23 Februari 2006 dijadikan lagu tema serial drama Fukigen na Gene. Serial drama tersebut dihiasi lagu-lagu Yui, seperti "Feel My Soul" dan "It's Happy Line". Singel "Feel My Soul" laku di atas 100 ribu keping, namun 3 singel berikutnya, "Tomorrow's Way", "Life", dan "Tokyo" ternyata tidak sesukses "Feel My Soul". Setelah merilis 4 buah singel, album pertama Yui yang berjudul From Me To You dirilis bulan Februari 2006 dan laku di atas 200 ribu keping.
Sementara itu, Yui memulai karier akting dengan membintangi film berjudul Midnight Sun (Taiyou no Uta). Film tersebut diputar di Festival Film Cannes 2006 dan dirilis di Jepang pada 17 Juni 2006. Singel ke-5, "Good-bye Days" khusus ditulisnya untuk film Midnight Sun. Kepopuleran singel Yui yang sebelumnya kembali terangkat setelah singel ke-6, "I Remember You" diedarkan.
"Rolling Star" adalah singel ke-7 Yui yang dijadikan lagu pembuka seri ke-5 anime Bleach. Singel ke-3, "Life" juga dipakai sebagai lagu penutup seri ke-5 anime yang sama. Selain itu, iklan televisi ponsel KDDI layanan "au Listen Mobile Service" memakai singel ke-8 Yui, "CHE.R.RY" sebagai lagu tema.
Sementara itu, album kedua, Can't Buy My Love menduduki puncak tangga album Oricon selama 2 minggu berturut-turut, dan laku lebih dari 500.000 keping.
Singel ke-9 berjudul "My Generation/Understand" dirilis 13 Juni 2007, sekaligus merupakan singel pertama Yui yang berbentuk double A-side (dua lagu unggulan di sisi A). My Generation menjadi lagu tema untuk serial drama Seitosho-kun, dan "Understand" menjadi lagu tema film Sidecar ni Inu.
Singel ke-10, "Love & Truth", dirilis 26 September 2007, merupakan lagu tema dari film yang dibintangi oleh Erika Sawajiri, yang berjudul Closed Note
Disalin dari http://id.wikipedia.org/wiki/Yui
Minggu, 14 Desember 2008
Ide Gila (tugas bahasa inggrisku)
Mata kuliah kali ini adalah English. Salah satu mata pelajaran/kuliah yang saya senangi dari dulu tetapi tak kunjung kukuasai. (hikz2... T_T)
Hari ini terkesan berbeda. Karena apa? Karena kami diberi tugas untuk membuat sebuah miniatur tentang teknologi yang dapat menyelesaikan permasalahan dalam masyarakat sekarang ini, berikut dengan makalah penjelasan miniatur tersebut.
Tugas ini sudah lumayan lama diberikan tetapi baru hari ini kami mengerjakannya. Maklum, (maha)siswa jaman sekarang selalu mengerjakan tugas dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam).
Ini mengingatkanku dengan imajinasiku di masa lalu (SD, SMP dan SMA), di mana saya sering berkhayal. Khayalanku antara lain adalah cara kerja mesin waktu, cara kerja mesin teleport dan pembangkit listrik yang "ga ada matinya".
Berikut penjelasanku mengenai khayalan-khayalan tersebut yang mungkin masih banyak kekurangan dan "ketidak mungkinan":
1. Mesin Teleport
Konsep utama dari pemikiran ini adalah menyamai kecepatan cahaya yaitu 3x10^8m/s. Ditambah dengan pengubahan partikel tubuh kita menjadi energi (konsep yang ini merupakan tambahan dari khayalan teman). Diperlukan sebuah mesin (entah apa itu bentuknya, mungkin ruang kecil atau jam tangan atau apalah) yang dapat melakukan kedua konsep itu. Jadi, jika tubuh kita dapat diubah menjadi energi, energi tersebut dikirim/di-teleport ke tempat yang diinginkan. Ketika sampai ke tempat tersebut, energi tersebut diubah kembali menjadi tubuh kita. Tentunya energi tersebut di-teleport dengan kecepatan cahaya agar cepat dan kita tidak merasakan perjalannya. Masalahnya di tempat tujuan tersebut harus ada mesin yang mengubah kembali energi tersebut menjadi tubuh kita. Kalau mesinnya berbentuk jam tangan, nantinya jam tangan tersebut yang akan mengubah kembali.
2. Mesin Waktu
Ini merupakan pengembangan dari mesin teleport di atas tetapi lebih tidak masuk akal. Perbedaannya adalah kita harus menembus/melebihi kecepatan cahaya. Dan menurut khayalanku, jika kita dapat menembus kecepatan cahaya, kita dapat melawan jalannya waktu (kayaknya yang ini tidak akan bisa deh...). Mesin ini mungkin tidak akan dapat dibuat (menurutku...). Karena, kalaupun bisa, kita dapat mengubah sejarah donk... Dan bagi ilmuwan-ilmuwan yang pintar, jangan buat ini yah, berbahaya...
3. Pembangkit Listrik yang "ga ada matinya"
Kalau yang ini mungkin saja bisa. Tetapi setelah mendengar penjelasan guru fisika SMA-ku, kayaknya ini juga rada mustahil. Konsep dari pembangkit listrik ini adalah memanfaatkan listrik yang dihasilkan untuk menjalankan pembangkitnya kembali. Kita asumsikan memanfaatkan tenaga kincir air. Kincir air tersebut menghasilkan listrik. Listrik tersebut kita manfaatkan untuk menggerakkan pompa air. Air yang dipompa kemudian dialirkan untuk menggerakkan kincir itu kembali. Tetapi kata guru fisika, energi tidak dapat 100% diubah kembali menjadi suatu energi lain. Jadi energi listrik tersebut tidak dapat selamanya bisa menggerakkan kincir tersebut, melainkan sebagian akan diubah menjadi energi suara (yang berisik itu), energi panas, dan lain-lain. Intinya, tidak semua (100%) energi tersebut bisa dimanfaatkan kembali untuk menggerakkan kincir tersebut. (Hikz... T_T)
Akhirnya kami memutuskan untuk membuat pembangkit listrik tenaga suara (megachot). Ho..ho.. :)
Referensinya antara lain dari: dewo.wordpress.com
Walaupun cuma berupa makalah dan miniaturnya...
